Showing posts with label ƪ(˘⌣˘)┐ j a k a r t a ┌(˘⌣˘)ʃ. Show all posts
Showing posts with label ƪ(˘⌣˘)┐ j a k a r t a ┌(˘⌣˘)ʃ. Show all posts

Wednesday, March 14, 2012

Museum Wayang

Nama : Museum Wayang

Alamat : Jl. Pintu Besar Utara 27
Jakarta Barat - 11110
Indonesia

web: info@museumwayang.com

Fee :
Children Rp. 600,-
Student Rp. 1,000,-
Adult Rp. 2,000,- 

Gedung yang tampak unik dan menarik ini telah beberapa kali mengalami perombakan. Pada awalnya bangunan ini bernama De Oude Hollandsche Kerk ("Gereja Lama Belanda") dan dibangun pertamakali pada tahun 1640. Tahun 1732 diperbaiki dan berganti nama De Nieuwe Hollandse Kerk (Gereja Baru Belanda) hingga tahun 1808 akibat hancur oleh gempa bumi pada tahun yang sama. Di atas tanah bekas reruntuhan inilah dibangun gedung museum wayang dan diresmikan pemakaiannya sebagai museum pada 13 Agustus 1975. Meskipun telah dipugar beberapa bagian gereja lama dan baru masih tampak terlihat dalam bangunan ini.
--------------
Pas masuk ada meja tamu tempat kita bayar tiket, dll
pintu masuk
wayang









Waktu masuk tenyata museum ini lagi kedatangan kunjungan anak-anak SD. Mereka lagi mempelajari ttg tokoh-tokoh wayang dalam sejarah...
wayang golek sunda
semar
wayang golek sunda

wayang golek sunda

























selain wayang-wayangyang dipajang satuan,ada juga wayang-wayang yang di kumpulkan sesuai dengan jenis-jenisnya..

ternyata wayang itu ada banyaakk yaa..











selain wayang, ada juga alat musik kesenian daerahh









lukisan-lukisaan










tapi sayang...
karna lagi mau pameran jadi ada beberapa yang sedang dipindah-pindahin dan dirapihin... trus lt.2 rata-rata ac nya ga nyala... jadi kurang pol, agak kurang udara :( dan bau kayu lembab :( :(
semoga nanti setelah dirapiin jadi jauh lebih nyamaann~ 

Saturday, March 10, 2012

Museum Bank Indonesia

Nama : Museum Bank Indonesia

Alamat : Jl. Pintu Besar Utara No. 3
Jakarta Barat - Indonesia
Telp : +6221 260-0158 

+6221 938-03322
Fax : +6221 260-1730
 

Email: museum@bi.go.id



Openning Hours :
Selasa - Jumat : 08.00 - 15.30 WIB
Sabtu - Minggu : 08.00 - 16.00 WIB
Senin & Hari Libur National Tutup
Fee : Free

Map :
Museum Bank Indonesia  menempati area bekas gedung Bank Indonesia Kota yang merupakan cagar budaya peninggalan De Javasche Bank yang beraliran neo-klasikal, dipadu dengan pengaruh lokal, dan dibangun pertama kali pada tahun 1828.
Museum ini menyajikan informasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa yang dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusantara hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953 dan kebijakan-kebijakan Bank Indonesia, meliputi pula latar belakang dan dampak kebijakan Bank Indonesia bagi masyarakat sampai dengan tahun 2005.

-----------------------------------------------------------------
menuju bank indonesia yang letaknya ga jauh dari Museum Bank Mandiri tempat pertama yang kita datengin... Museum Bank Indonesia ini jauh lebih modern dari Museum Mandiri...
pertama kali dateng, kita disambut dengan gaya mewah + ac yg dinginn~
entrance
entrance












disini barang harus dititipkan...
segala bentuk tas dititipkan, yang boleh dibawa hanya handphone, camera dan dompet :)
nanti di kasih nomor penitipan :)

walau gratis, kita tetep dapet tiket masuk disini...
 abis itu langsung jalan masuk ke dalam...
Peresmian Museum Bank Indonesia dilakukan melalui dua tahap, yaitu peresmian tahap I dan mulai dibuka untuk masyarakat (soft opening) pada tanggal 15 Desember 2006 oleh Gubernur Bank Indonesia saat itu, Burhanuddin Abdullah, dan peresmian tahap II (grand opening) oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, pada tanggal 21 Juli 2009.

masuk dh kita ke bagian yang paling menegangkan...
hha... ga dee~
seperti yang dijelasin sebelumnya, berbeda dengan Bank mandiri, Bank Indonesia ini udah lebih canggih... menggunakan beberapa teknologi...
salah satunya setelah masuk temmpat masuk ini
abis masuk sini, kita dikasih layar kanan kiri
background : alam semesta plus duit receh yang berjatuhan...
sempet kaget... busett... ini apaann...
tapi kereennn~

abis itu luruss ada ruang auditorium...
tapi sayangnya disana ga ada apa-apa... mungkin untuk rombongan jumlah besar bakal ada sedikit presentasi disana...
ahh iaa...
walau camera diperbolehkan masuk... tapi ga boleh pake cahaya...
jadi ya dimaklumi aja foto-foto sepanjang di museum ini agak gelap-gelap mengundang ngantukk...
hhaha... tapi iaa...
adem banget (inget cuaca luar yang panas), jadi ngantugg


daerah pertama dari museum ini tentang perlautan... hasil bumi kitaa...


















abis itu ruangan tentang perjuangan...
perjuangan gimana indonesia merebut kemerdekaan dari tangan penjajah...
baju-baju pun disimpan di lantai dengan kaca... keren bangett~
termasuk juga uang-uang yang sempat berlaku dan dipergunakan... semua tersimpan rapi~
disini juga ada sejarah dari lambang Bank Indonesia lhoo...
 setelah ini ruangan yang mengingatkan kita akan masa pembangunan dan peperangan :(
termasuk krisis yang dihadapi tahun 1997 ketika 16 bank ditutup dan 1998 sebagai puncaknya.

 















abis ini ada pintu menuju teras bagian luar....
Add caption
Add caption









kirain udah kelarr~
eh eh tau nyaa... masih ada lhoo~











bank indonesia
bank indonesia




















say thanks to : suhendrik + ivan

Museum Bank Mandiri Indonesia

Nama : Museum Bahari
Dahulunya :  Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM)

Alamart : Jl. Lapangan Stasiun No. 1, Jakarta Barat
Tel. : +6221 690-2000
Fax. : +6221 690-0993
E-mail: museum.bankmandiri@bankmandiri.co.id
twitter :@museummandiri


Opening Hours : Tuesday-Sunday 09:00 a.m.-16:00 p.m.
Closed on Monday and Public Holidays

Fee : Adults: Rp 2,000.00; Group of 20 people or more: Rp 1,000.00;
Mandiri card holders, students & children: No admission fee

Map :
Museum ini memiliki lahan seluas 10.039 m2 dengan luas bangunan keseluruhan 21.509m2,  awalnya merupakan gedung Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) atau Factorji Batavia yang merupakan perusahaan dagang milik Belanda tapi kemudian berkembang menjadi perusahaan perbankan. NHM ini menjadi salah satu cikal bakal bank ABN Amro.
Gedung ini dirancang oleh arsitek dari Belanda, yaitu J.J.J. de Bruyn, A.P. Smits, dan C. Van de Linde. NHM dinasionalisasi pada tahun 1960 dan gedung ini menjadi salah satu gedung kantor Bank Koperasi Tani & Nelayan (BKTN) Urusan Ekspor Impor. Kemudian beralih menjadi kantor pusat Bank Export import (Bank Exim) pada 31 Desember 1968, dan akhirnya Bank Exim, Bank Dagang Negara (BDN), Bank Bumi Daya (BBD) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dilebur menjadi Bank Mandiri pada tahun 1999.

reference : jalanjajanhemat
-----------------------------------------------

dari pemberhentian terakhir busway halte kota, tinggal nyebrang udah sampe di museum mandiri

begitu masuk kita bakal liat banyak manekin (boneka seukuran manusia) yang menggambarkan suasana zaman duluu
nah waktu mau masuk sempet ragu-ragu...
ini dibuka buat umum ga ya... boleh masuk ga yaa ??

tiba-tiba ada satpam di depan sana bilang qt boleh masuk dan FREE...
bukan anak kuliahan namanya kalau ga jadi semangat denger kata FREE :) :) jadi qt masuk deh ke dalem... di dalem (loket) cuma isi buku tamu, ga usah semuanya lagi yang isi, perwakilannya aja...  :) masuk dhh qt...

loket
setelah dari loket, kita langsung menuju ke daerah sekitarnyaa...
ga ada tulisan dimana mulai start sih... jadi ini muter-muter ajahh.. hari ini lumayan sepi lhoo.. ga begitu banyak pengunjung yang dateng, tp bukan berarti kita sendirian... ada beberapa mahasiswa (juga kayaknya) sama murid sekolahan yang dateng buat liat-liat :) :)


kita mulai belok kanan dari posisi loket...
sebelah kanan loket itu daerah kas cina (chinese cash)
petunjuk
map












disana udah bisa liat ada beberapa manekin yang lagi sibuk ngitungg... sibuk bertahun-tahun ngitung dy tanpa istirahat...
kasiaann~

chinese cash
me with chinese casher












abis puas foto-foto... lanjutt~~
gw kurang tau ini tempat apa...
tapi ini sebenernya lorong yang kalau terus bisa keluar dari gedung ini dan pindah ke tempat-tempat lainnya... (ada yg tau ini tempat apa ??)











lurussss... ada pintu keluar...
nah ini penghubung ke ruangan-ruangan lainnya...






di sepanjang lorong bukannya kosong ga ada apa-apa...
masih ada beberapa barang-barang antik lainnya, kayak














ternyata dari sini, kita bisa masuk ke bagian chinese cash yang diawal...
dibagian chinese cash ga cuma ada casher yang difoto dibagian awal, tapi juga ada banyak bagian-bagian lainnya...
chinese cash (dalam)
chinese cash (dalam)










chinese cash (dalam)


chinese cash (dalam)










selain itu, di dalemnya juga ada ATM...
ternyata ATM itu udah ada sejak lama, dari yang paling jadul bentuk dan penampilannya sampai ATM yang udah paling modern kayak sekarang...
transformasi dari ATM keren jugaa~
ATM (Anjungan Tunai Mandiri)
ATM (Automated Teller Machine)









untuk menghitung duit, transformasinya lbih keren lagi...
dari sempoa, sampe mesin hitung yang paling kuno sampai yang paling canggih yang suka kita lihat sekarang ada disini :)

 dari tempat ini, kita nemuin ada warung kopi lhoo... PLUS GUESTBOOK yang anajubilahh gedenyaa... wkwkkw
waroeng kopi



guest book







dari tempat ini terlihat ada tangga ke arah bawah...
tangga ke arah bawah itu ternyata tempat safety box :) jaman dulu juga udah ada... dan kayaknya bener-bener safety dh...
selain tempatnya yang tidak terjangkau dengan mudah karna penjagaan yang ketat, ga terlalu keliatan jg tempatnya kalau ga memang mau ke sana... ga terlihat dari luar :)

safe deposit
safe deposit









private room
safe deposit













keluar dari safe deposit, ada 1 ruangan lagi yang kayaknya belum terlihat...
ada banyak sih sebenernya, tp berhubung mau ke next museum jadi ini ruangan terakhir yang kita liat...
ruangan apa ya namanyaa ?? *lupaaa*
kepala cabang
bagian tabungan

kepala kredit




















berakhir lah petualangan kami di museum mandiri

say thanks to : suhendrik + ivan